Unimus l Semarang – Alhamdulillahirabbil’alamin pada hari senin (30 Mei 2016), Unimus melaksanakan rutinitas setiap senin pagi yaitu apel dan doa bersama. Pada kesempatan kali ini, acara doa pagi dilanjutkan dengan Pelepasan 4 Mahasiswa Unimus ke Taiwan dalam rangka kegiatan internasional Nursing in Training- Emergency Management System and Perinatal Care in the Taiwan International Healthcare Training Center (TIHTC) yang berlangsung selama 1 bulan pada tanggal 1 – 30 Juni 2016 di Taipei Hospital, Taipei, Taiwan. Adapun mahasiswa tersebut 1 mahasiswa dari Profesi Ners atas nama Dimas Kurniawan dan 3 mahasiswa dari D3 Kebidanan atas nama Lian Sundari, Seftika Laelati, dan Siti Amalia Ulfana. Muhammad Yusuf, Ph.D yang menyampaikan bahwa Program Nursing in Training- Emergency Management System and Perinatal Care in the Taiwan International Healthcare Training Center (TIHTC) merupakan program tindak lanjut dari kerjasama antara FIKKES Unimus dengan College of Nursing, National Taipei University of Nursing and Health Science (NTUNH), Taiwan yang ditanda tangani oleh Dekan FIKKES Unimus dan College of Nursing, NTUNH tertanggal 22 September 2014. Kegiatan internasional ini merupakan Tahap yang ke-II di tahun 2016. Sebelumnya Unimus juga telah mengirimkan 1 perwakilan mahasiswa dari S1 Keperawatan atas nama Adhim Prayoga pada Tahap I tanggal 3 – 29 Maret 2016. Selanjutnya, Rektor Unimus, Prof. Dr. H. Masrukhi, M.Pd memberikan sambutan sekaligus menyerahkan surat tugas sebagai tanda simbolis pelepasan keempat mahasiswa tersebut ke Taiwan. Rektor Unimus berpesan agar keempat mahasiswa tersebut mampu menyerap ilmu sebaik-bainya dan menjaga nama baik bangsa Indonesia dan juga Unimus. Harapan dari keikutsertaan mahasiswa Unimus dalam ajang internasional ini adalah mahasiswa dapat belajar mengenai sistem manajemen kegawatdaruratan dan perinatal di Taipei Hospital sebagai bagian dari mata ajar yang dipelajari di kampus dan sesuai dengan pembelajaran yang dikembangkan oleh Program Studi. Selain itu mahasiswa akan memiliki pengalaman dan wawasan internasional sesuai dengan visi Universitas yang akan menjadi bekal bermanfaat di masa depan. (mjd-kuik)
INTERNATIONAL COOPERATION UNIMUS WITH TAIPEI WITH NATIONAL UNIVERSITY OF TECHNOLOGY (NTUT) TAIWAN
UNIMUS l SEMARANG – Pada hari Selasa 3 Mei 2016, Unimus mengadakan acara General Lecture ‘Possible Collaborative activities between National Taipei University of Technology (NTUT) and University of Muhammadiyah Semarang (Unimus’) yang dihadiri oleh Prof. Dr. Shiao Shing Chen (Dean, Office of International Affairs NTUT) dan Mr. Alan Yen (International Student Section, NTUT) di Ruang Pertemuan 209 Rektorat Unimus. Acara tersebut terdiri dari tiga acara inti yaitu (1) Signing MoU, (2) General Lecture, dan (3) Penawaran LoA Studi Lanjut ke NTUT. yang dibuka oleh Wakil Rektor III Unimus, Drs. Samsudi Rahardjo, ST, MM, MT dan dipandu oleh Kepala KUIK Unimus, Muhammad Yusuf, Ph.D. Unimus yang diwakili oleh Wakil Rektor III Unimus, Drs. Samsudi Rahardjo, ST, MM, MT manandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan NTUT yang diwakili oleh Prof. Dr. Shiao Shing Chen dan disaksikan oleh para dosen dan mahasiswa. Menurut Wakil Rektor III, kerjasama ini tentu sangat strategis karena NTUT adalah salah satu Universitas terbaik di Taiwan yang didukung ilmu teknologi yang maju, sehingga hal ini akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas individu maupun institusi bagi mahasiswa atau dosen yang berpeluang studi lanjut di NTUT. Dalam presentasinya, Prof Shiao-Shing Chen, menyampaikan bahwa saat ini ada puluhan mahasiswa internasional asal Indonesia yang sedang studi S1, S2, dan S3 di NTUT. Prestasi mereka sangat memuaskan sehingga NTUT pro aktif ke Indonesia menawarkan beasiswa pada para mahasiswa tingkat akhir dan para dosen Unimus guna studi lanjut S2 atau S3 di NTUT. Sebelum acara berakhir, Prof. Dr. Shiao Shing Chen memberikan LoA kepada 4 dosen dan 1 mahasiswa dari Fakultas Teknik Unimus serta 3 mahasiswa dari FBBA Unimus yang siap berangkat studi lanjut di NTUT. Mereka sedang dalam proses pengurusan kelengkapan syarat-syarat beasiswa studi lanjut dari Dikti maupun NTUT. Kepala KUIK, Muhammad Yusuf menyampaikan bahwa rencana kedepan dari hubungan kerjasama U to U ini adalah memperluas program kerjasama seperti students exchange, peneltian kolaborasi bersama, pertukaran dosen, publikasi bersama, dan seminar. (mjd-kuik).